Orang akan membaca sepintas lalu listing Anda sebelum mereka memutuskan tertarik dan melanjutkan dengan membaca lebih dalam. Tangkap perhatian mereka dengan panduan sederhana di bawah ini:

  1. Jaga agar panjangnya di antara 80-150 kata. Pendek dan berisi adalah kuncinya.

  2. Bagi teks Anda menjadi beberapa paragraf pendek sehingga memudahkan pencari properti untuk membaca.

  3. Ceritakan, beserta dengan foto, sehingga para pencari properti dapat dengan mudah membayangkan ruang properti.

4. Listing yang menarik mengikuti urutan tertentu dan bercerita dengan mengalir.

a. Kondisi unit tersebut- Sebutkan mengenai renovasi, pemandangan, arah mata angin ruangan, perabotan, peralatan, dan lainnya. Ingat untuk mendata seluruh peralatan yang baru atau ditingkatkan yang menempel di unit tersebut.

b. Sarana Prasarana Gedung- Area publik seperti kolam renang, gym, area rekreasi, keamanan, dan lainnya.

c. Fasilitas Terdekat- Status area, fasilitas terdekat serta pengembangan area berdampak pada nilai properti. Sebutkan mengenai supermarket, mall, sekolah terdekat, dan lainnya.

d. Transportasi- Jarak ke jalan toll, transportasi masal, pembangunan jalan, dll.

Saran:

Jangan menulis format pendek atau menulis deskripsi dengan menggunakan huruf kapital (huruf besar) semua, hal ini akan terlihat tidak profesional dan memberikan impresi buruk ke pencari properti.

Selalu periksa deskripsi Anda sebelum melanjutkan untuk menerbitkan iklan listing Anda.

Apakah Anda menemukan jawaban?